Minggu, 08 Desember 2013

Tolonglah, penonton bioskop...

Akhir tahun, banyak festival film diadakan di kota-kota besar di Indonesia, sebutlah JIFFEST, JAFF, FFI, JAFF, Festival Sinema Prancis, FFD, dan kawan-kawan, dan sebagainya, dan seterusnya. Banyaknya seponsor membuat festival ini gak underground lagi, tapi muncul di bioskop komersial (jaringan twentiwan red.). Nah mungkin ocehan saya kali ini nyambung sama euforia suasana menonton ini.

Sebagai manusia penonton yang berbudaya tenggang rasa, simpati, dan empati (semoga) hendaknya sebelum lampu studio teater dipadamkan kita penonton yang berbudaya ini sudah membuka segala bungkus plastik cemilan kita dan mengeset ponsel menjadi mode diam/getar (atau di-nonaktifkan sekalian). Sehingga setelah lampu teater dipadamkan tidak terdengar lagi suara kresek-kresek plastik cemilan kita. FOKUSLAH KE LAYAR STUDIO jangan layar ponsel sebelum lampu teater menyala kembali. Seberapa pun inginnya hasrat kita untuk mengecek album foto, pesan-pesan kekasih yang membikin senyum-senyum sendiri, atau kegiatan lain yang tak penting yang merupakan pengusir kepenatan di dalam teater. Jika merasa ponselmu bergetar jangan percaya, mungkin itu hanya halusinasi--akibat  kecanduan ponselmu kamu sering merasakan getar ponsel seolah ada pesan yang nyatanya tidak--jadi TAHAN DIRI untuk menyalakan ponsel. 

TAHAN LIDAH untuk menyatakan seluruh emosi dan perasaanmu tentang segala yang tampil di layar studio. Karena sungguh kita bukan kritikus film yang terlalu mumpuni untuk mencaci, lagipula jika kita menyemangati pemeran di layar untuk bersembunyi dari kejaran pembunuh mereka tak akan dengar. Lagipula kita menonton bersama dengan banyak orang lain yang sangat terganggu dengan celotehan komentar yang tidak penting.
PS. tolong setelah menonton hindarilah komentar "UDAH GINI DOANG?" atau "GAK MASUK AKAL NIH" karena dengan demikian kita menyianyiakan beberapa puluh ribu rupiah uang kita dan memubazirkan waktu kita, kenapa repot ke bioskop jika kita gak rela "diperdaya" gambar bergerak?
PPS. komentar tersebut menunjukkan kita manusia penonton yang malas berpikir, tidak kreatif, dan kurang wawasan, oke, jadi tahanlah diri sebaik-baiknya.

POPCORN/CIKI/MINUMAN RINGAN sudah cukup gak perlu makan mie goreng/bakso/somay/kolak duren ke dalam teater. Di bagian klimaks kamu sudah cukup tegang untuk makan. Lagipula aromanyaaaaaa..... ingat kan anjuran tetangga yang mencium bau masakan kita juga harus kedapatan makanannya, nah di teater tetangga kita banyak ruangan teater juga berpendingin udara, apa perasaan?

TONTONLAH FILM SESUAI USIA, bagi yang berniat membawa serta adik kecil, ponakan, atau anak tercinta pilihlah film yang sesuai. RAJINLAH MELAKUKAN RISET sebelum menonton. Kita biasa berurusan dengan internet, jadi lakukan riset untuk mengetahui secuil tentang film yang akan ditonton bersama anak-anak. Atau kita sudah merasa dewasa dan bisa menonton segala jenis film MENONTONLAH DENGAN ELEGAN hindari sikap norak, jangan tiap lihat adegan ciuman/pelukan/sanggama tiba-tiba meniru suara primata kebun binatang dan berseru-seru menutupi rasa jengah.

ANTRE, bukan hanya di bioskop. Di manapun kita harus antre. Hal yang bisa menandakan kita berbudaya atau gak.

terakhir, TONTONLAH FILM YANG INGIN ANDA TONTON, bukan film yang "lagi ngetren" "kata orang bagus" sekali lagi RISET bisa menentukan kita ingin nonton atau enggak. Jangan "nonton karena semua teman nonton, kalo gak nonton nanti dibilang gak gaul." Tiket nonton itu bisa buat makan tiga kali bagi anak kos, jadi pilih dengan bijak kecuali kamu bersinnya duit yah terserah si. Lagipula, idup berdasarkan standar dan penilaian orang lain melelahkan.

sudah kah? ada masukan lain? Intinya, bertenggang rasalah, tunjukkan kalau penonton Indonesia itu berbudaya. :D Selamat menonton.
beberapa film yang saya tonton, empat yang terakhir saya tonton di rangkaian acara festival film.

Sabtu, 24 Agustus 2013

Sabtu, 17 Syawal 1434 H

Menurut kalender kantor demikian.
keluhan hari-hari ini masih sama. Mata agak perih menatap layar komputer terlalu lama. Dan pikiran yang agak stres menyikapi garis mati yang kian mendekat.
sembilan jam di waktu matahari menari menatap komputer
beberapa jam lagi di sarang sendiri ketika bintang-bintang musim kemarau muncul dan angin dingin bertiup menatap komputer, (entah main Candy Crush - atau menatap Ms.Word lagi)
lalu tidur -
esok harinya begitu lagi.
begitu lagi dan lagi

dan hari sabtu bukanlah hari libur.

sedih.

dan diperpanjang sampai akhir tahun 2013

sedih sedih

Tetap harus bersyukur, Alhamdulillah

what's new?
nyaris tidak begitu semangat untuk menulis :(

semoga selalu diberi kesehatan - dalam waktu dekat akan menulis kembali, semoga :)

Minggu, 30 Juni 2013

Juni Segera Berakhir

there is no such "hari kejepit" sampai bulan Agustus - i guess,
menyoal tonton menonton film - saya ke bioskop baru untuk menonton Epic - After Earth - Monster University dan nonton film yang diputar si German Cinema Film Festival, hooo - sedang malas me-review ....

kurang produktif ya - lebih banyak menghabiskan waktu di kantor di depan layar nih - kurang penyegaran :P (biasanya juga main game terus) ahahahha ...

well Juli akan segera datang - ramadan akan segera datang - welcome radang tenggorokan :)

aku ingin pulang.

banyak rencana yang belum terlaksana
banyak ide yang belum terealisasikan hope this july lebih bisa disiplin huuuoooo

Sabtu, 18 Mei 2013

mid may might be merry

Selamat Hari Buku - baca buku apa hari ini?
yang paling seru dari buku itu - kamu bisa membuat gambaran sendiri di dalam kepalamu kalo kata Spongebob "i ma ji na siii".
Berkontemplasi itu baik untuk kesehatan (entah iya entah enggak kalik ya).
Bulan ini saya membacai serial petualangan. Joshua's Files - bukan punya sendiri si, minjem punya temen kantor namanya Faqihani @ganiajri (sekalian promosi) ahhahaha.


Ceritanya tentang anak keturunan Maya-Meksiko-Irlandia yang setelah kematian ayahnya harus bertualang mencari sejumlah kebenaran, tentang dirinya, tentang ayahnya, dan tentang peradaban manusia. Mengambil tema peradaban bangsa Maya, isu super gelombang (biasanya Hollywood membesar-besarkannya sebagai hari kiamat) 2012. Karya M. G Harris (perempuan - yang lagi-lagi pake inisial nama supaya seolah tulisan laki-laki [pengarang laki-laki lebih diperhitungkan di ranah tulis menulis di dunia ini - penulis perempuan harus pinter-pinter pilih nama pena biar tulisannya terkenal - seperti yang dilakukan J. K Rowling]) ini diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Terjemahan udah oke. Masih ada beberapa Typo - tapi gak fatal - dan cover versi Indonesia KEREN! pake banget ahahhaha.

Selain membaca buku, saya mulai menonton banyak film lagi bulan ini. Ada 1 film Indonesia, 1 Film Italia, 1 Film Dokumenter, dan 3 Film Hollywood sampai pertengahan bulan ini.

1. What They Don't Talk About When They Talk About Love

Premisnya yang saya tangkep itu begini "SEMUA orang, berhak bahagia, berhak mencinta, berhak dicinta, dan berhak yang lain yang dia memang berhak, tanpa terkecuali." Dan karena bahasa cinta itu universal (duile) orang tunarungu bisa berkomunikasi dengan orang tunanetra dan merasakan cinta yang sama dengan orang normal.
Walaupun segala pengambilan gambarnya sederhana, tapi penonton diajak untuk benar-benar fokus sama perasaan-perasaan tokohnya. Penonton juga diajak untuk mengerti bahwa orang dengan keterbatasan SAMA SAJA HALNYA dengan orang normal - terlihat dari sekuens tokoh-tokoh utama yang ceritanya memiliki kekurangan masing-masing mengalami kasmaran yang tidak ada pembedaan teknik pengambilan gambar saat tokoh-tokoh utama diceritakan sebagai orang normal yang juga mencinta.

2. Habemus Papam! (We Have A Pope!)

Paus - pemimpin umat Katolik di vatikan - terdahulu meninggal dunia. Saatnya pemilihan Paus baru. Paus terpilih. Padahal sang Paus terpilih tidak mau jadi Paus karena merasa tidak sanggup. Stres, sang Paus terpilih kabur dan memikirkan apa yang sebenarnya ia inginkan.
Gimana rasanya mendapat amanat besar, yang tidak kalian inginkan, tetapi lingkungan kalian mendesak dengan segala daya upaya. Stres? Pasti. Film yang kelihatannya serius ini agak mengacaukan emosi juga. Karena film ini bisa membuat kita ketawa terus saat nonton filmnya. Namun, kita bisa juga merasa iba sama Paus terpilih yang sebenarnya gak mau ini. Simpati. Kasihan sama Paus terpilih ini.

3. First Position

Dokumenter yang menyoroti enam anak berbakat yang ikut kejuaran balet paling prestisius di Amerika Serikat. Hadiahnya, kesempatan bagi yang terpilih untuk mendapat beasiswa penuh dari sekolah balet ternama di beberapa negara, seperti AS, Rusia, Inggris, dll.
Kita akan melihat ambisi, impian, tekad, passion yang ditunjukkan anak-anak berbakat ini. Ohiya, siap-siap karena nonton film ini akan membuat kaki ngilu-ngilu. ahahahaha. Salah satu dokumenter yang saya sukai selain The September Issue.

4. Mamma Mia!
 
Saya suka film musikal. Kayak film India? Biarin. Biasanya film musikal memberikan alur cerita yang absurd tapi berkesan. Tapi gak kayak film India yang ketemu pohon langsung joget si, film musikal Hollywood biasanya berkesinambungan dengan cerita. Khusus untuk film ini, kayaknya diangkat dari musical Broadway yang judulnya sama - kurang tau juga, lagu-lagunya adalah lagu-lagu yang dipopulerkan grup musik ABBA. settingnya Yunani, kurang romantis apa. filmnya menyenangkan deh.



5. Pitch Perfect
 Saya (benar-benar) suka film musikal.Pitch Perfect ini juga musical. Entah udah berapa kali nonton film ini, belum bosen juga. Ceritanya tentang kelompok-kelompok Acapela di Universitas yang ikut kejuaraan tahunan di Amerika Serikat. Film Komedi yang dihiasi lagu-lagu keren (karena aransemennya keren) dan konflik tokoh-tokohnya yang kocak-kocak bikin film ini gak bosen ditonton terus-terusan.

6. Pleasantville

Life is not only black and white - life is technicolor! Sulit untuk mengubah apa yang sudah tetap. Alasannya - gak berani. Gak berani menghadapi sesuatu yang baru yang belum dikenal - dan gak berani meninggalkan sesuatu yang tetap yang sudah dirasa nyaman. Kalo idup ini gak ada yang sedih-sedih - gimana kita tau ada sesuatu yang nanya senang? Film ini premis besarnya si begitu. Isu film ini juga selain pencarian jati diri - yang gak berubah adalah perubahan itu sendiri - apa yang dilihat belum tentu sama dengan kenyataannya - dan kesetaraan gender juga dibahas. Komplet pokoknya.

:D
untuk bulan mei ini saya masih menantikan film Epic. Animasi. I do love animation. dan di leptop masi banyak film yang belum ditonton omong-omong. hmmm, awrite next time i share lagi film-film yang oke. HAPPY WEEKEND !  

Rabu, 08 Mei 2013

the power of hari kejepit

Hari kejepit biasanya terjadi jika hari ini adalah hari kerja sedangkan kemarin dan esok hari LIBUR - iyes, hari Jumat besok akan jadi hari kejepit buat saya :D but no worry - bisa nyuci baju. Omong-omong, saya belum paham, Pancaroba sudah berlalu atau belum yah??? Kita doakan saja semoga Indonesia baik-baik saja semasa kemarau ini. Jangan takut pada matahari - yang di Antartika sama Greenland liat matahari jarang-jarang. Well- i dunno juga sih, belum pernah ke sana :p

enjoy my next flash fic -

hani bilang dia mau pergi.
hani pusing, kerabatnya selalu bilang hani harus begini.
hani harus pilih yang ini.
hani harus jadi bini dari si Rafli, si juragan sapi.
hani mau kabur ke Kediri. tempatnya asri, sepi.
hani pergi membawa uang mahar kawin dari si Rafli. minggat ke Kediri.
hani yang sarjana tani tidak rela cuma jadi bini.
hani mau punya sawah, nanam padi.
hani bawa uang banyak, bisa naik spoor, tidak harus jalan kaki.
hani sampai di Kediri, sendiri merasa kecil sekali.
hani bilang kayaknya nama hani kok mini.
hani mau ganti nama mulai hari ini.

Jumat, 03 Mei 2013

may might bloom

Entah mengapa - bulan April cepat berlalu, begitu juga uang gajian saya. Masih beranggapan ketika waktu cepat berlalu berarti saya menjalani hal-hal yang menyenangkan. Sedangkan ketika waktu berjalan lambat, berarti saya menjalani hal-hal penting. Mari mulai posting bulan Mei ini dengan flash fic.




Di jalanan Sayi melihat para perempuan mengenakan celana warna biru berbahan keras. Jeans mereka bilang. Denim, kalo ditulis majalah.
"Sayi mau beli blujin, Mak," Sayi mengadu pada emaknya suatu kali.
"Blujin? Celana?" Ibunya berseru.
Sayi menatap emaknya penuh harap.
"Celana itu buat lelaki. Kamu mau jadi laki apa perempuan?
"Banyak perempuan yang pakai blujin, Mak."
"Mereka gak bangga jadi perempuan. Nyaru jadi laki."
...
"Neng, ini jaman apa, masi pake kain bedong ke mana-mana. Blujin nih trendi," Pramuniaga toko menawari Sayi.
"Sayi tetep mau jadi perempuan aja."

_fin

Jumat, 26 April 2013

and the things i don't understand

kenapa banyak orang suka fatin x factor? ahahahah XD

kenapa saya masih nontonin Glee -

kenapa orang-orang yang punya semart pon gak mau sms-an lagi - maunya pake wasap lain wicet kokoatolk apa lagi lah itu - sebelumnya para pengguna blekberi gamau sms - maunya bbm. well- sangat menyebalkan. pernah diceritain ada satu kepanitiaan yang mayoritas panitianya pake blekberi - kalau ada rapat nyebar info lewat bbm - kemudian yang gak punya bbm gak dapet info karena temen-temennya gak ada yang bersedia sms - WHAAAYYYY??

#kenapa #harus #pake #tanda #pagar #di #setiap #kata #caption #postingan #gambar #instagram #atau #yang #semacamnya #kalau #di-link #ke #twitter??

kenapa ada spanduk yang tulisannya gini di jalan di jogja "wahai preman bertobatlah atau kami bantu ketemu sang pencipta" (eh apa gitu bunyinya spanduk di jalan gejayan mau ke arah condong catur) - it is sounds like "HEY PREMAN BEWARE WE COULD KILL YOU!" what the....

kenapa makaron sebiji di parsley harganya 8000 -____________-

apa guna tab sesungguhnya????

kenapa baju perempuan bahannya tipis tapi mahal :O

oh God whay

kenapa kenapa kenapaaaaaaaaaa